Pelepasan KKM secara resmi dipimpin oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP, yang dalam sambutannya menekankan bahwa KKM merupakan ruang pembelajaran sosial yang menuntut kepekaan, tanggung jawab, dan ketulusan. Beliau menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan proses membangun relasi, memahami kebutuhan riil masyarakat, serta menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan. Kegiatan pelepasan ini turut didampingi oleh seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari masing-masing kelompok KKM.
Pada momen tersebut, seluruh mahasiswa KKM, termasuk Kelompok 27 Argantara, berbaris dengan tertib di tengah lapangan sebagai simbol kesiapan dan kebersamaan. Barisan tersebut mencerminkan semangat kolektif mahasiswa untuk bergerak bersama, membawa ilmu pengetahuan dari ruang akademik menuju ruang sosial. Bagi Kelompok 27 Argantara, momen pelepasan ini menjadi titik awal pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian program, tetapi juga pada penciptaan dampak nyata bagi masyarakat sasaran.
Kelompok 27 Argantara berkomitmen menjalankan KKM dengan mengedepankan nilai kolaborasi, empati, dan kebermanfaatan. Setiap program yang dirancang diarahkan untuk selaras dengan tema besar KKM 2025, dengan memperhatikan kondisi sosial, budaya, dan lingkungan masyarakat setempat. Dengan bimbingan DPL serta dukungan institusi, kelompok ini siap berkontribusi secara aktif dalam proses pemberdayaan dan pendampingan masyarakat.
Pada akhirnya, KKM memberikan pemahaman mendalam bahwa ilmu pengetahuan tidak berhenti pada tataran teori. KKM mengajarkan bahwa teori kampus baru benar-benar hidup ketika bertemu dengan manusia nyata, dengan segala dinamika dan tantangan yang menyertainya. Melalui KKM 2025, Kelompok 27 Argantara melangkah tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai bagian dari agen perubahan yang bergerak dan berdampak bagi masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar