Rabu, 24 Desember 2025

Upacara Pembukaan Kegiatan KKM Kelompok 27 Argantara di Desa Argosuko

 

Pada 24 Desember 2025, setelah pelaksanaan pelepasan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Kelompok 27 Argantara secara resmi melaksanakan upacara pembukaan kegiatan KKM yang bertempat di Kantor Balai Desa Argosuko, Kecamatan Poncokusumo. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa KKM di Desa Argosuko, sekaligus sebagai bentuk pengenalan awal kepada perangkat desa dan masyarakat setempat.

Upacara pembukaan dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta jajaran perangkat Desa Argosuko. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan, mencerminkan sinergi antara mahasiswa, pihak akademik, dan pemerintah desa dalam mendukung pelaksanaan program KKM agar berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua KKM Kelompok 27 Argantara, Haikal, yang memaparkan gambaran umum serta beberapa program kerja utama yang akan dilaksanakan selama kegiatan KKM. Program tersebut di antaranya meliputi seminar di MI dan MTs, serta sosialisasi sertifikasi halal yang ditujukan untuk mendukung peningkatan pemahaman masyarakat di bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi berbasis kehalalan produk.

Sambutan kedua disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang menyampaikan harapan agar seluruh program kerja KKM dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Argosuko. DPL juga menekankan pentingnya kerja sama, komunikasi yang baik, serta sikap tanggung jawab mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Bapak Sucipto selaku penanggung jawab desa, yang menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM Kelompok 27 Argantara di Desa Argosuko. Beliau berharap seluruh kegiatan yang direncanakan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta berjalan selaras dengan kebutuhan dan kondisi desa. Dengan dilaksanakannya upacara pembukaan ini, diharapkan kolaborasi antara mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Argosuko dapat terjalin dengan baik dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan upacara pembukaan ini, Kelompok 27 Argantara secara resmi memulai seluruh rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa di Desa Argosuko. Momen ini tidak hanya menjadi simbol dimulainya program kerja, tetapi juga sebagai awal terbangunnya hubungan kerja sama yang harmonis antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Dengan adanya dukungan dari Dosen Pembimbing Lapangan serta perangkat Desa Argosuko, Kelompok 27 Argantara optimis seluruh program yang telah dirancang dapat terlaksana secara maksimal dan tepat sasaran. Setiap kegiatan akan dilaksanakan dengan mengedepankan nilai tanggung jawab, partisipasi aktif masyarakat, serta semangat pengabdian yang berkelanjutan.

Upacara pembukaan ini sekaligus menjadi penguat komitmen mahasiswa KKM untuk menjalankan perannya tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam proses pemberdayaan. Diharapkan, kehadiran Kelompok 27 Argantara dapat memberikan kontribusi nyata dan meninggalkan kesan positif selama masa pengabdian di Desa Argosuko.



Selasa, 23 Desember 2025

Pelepasan KKM 2025: Langkah Awal Argantara dalam Pengabdian Nyata kepada Masyarakat


Hari pelepasan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2025 yang dilaksanakan pada 23 Desember 2025 menjadi momentum awal bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menegaskan komitmen pengabdian kepada masyarakat. Mengusung tema “KKM 2025: Berdampak dan Bergerak”, kegiatan KKM tahun ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, penguatan moderasi beragama, penerapan ekoteologi, serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi arah gerak seluruh mahasiswa peserta KKM dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Pelepasan KKM secara resmi dipimpin oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP, yang dalam sambutannya menekankan bahwa KKM merupakan ruang pembelajaran sosial yang menuntut kepekaan, tanggung jawab, dan ketulusan. Beliau menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan proses membangun relasi, memahami kebutuhan riil masyarakat, serta menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan. Kegiatan pelepasan ini turut didampingi oleh seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari masing-masing kelompok KKM.

Pada momen tersebut, seluruh mahasiswa KKM, termasuk Kelompok 27 Argantara, berbaris dengan tertib di tengah lapangan sebagai simbol kesiapan dan kebersamaan. Barisan tersebut mencerminkan semangat kolektif mahasiswa untuk bergerak bersama, membawa ilmu pengetahuan dari ruang akademik menuju ruang sosial. Bagi Kelompok 27 Argantara, momen pelepasan ini menjadi titik awal pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian program, tetapi juga pada penciptaan dampak nyata bagi masyarakat sasaran.

Kelompok 27 Argantara berkomitmen menjalankan KKM dengan mengedepankan nilai kolaborasi, empati, dan kebermanfaatan. Setiap program yang dirancang diarahkan untuk selaras dengan tema besar KKM 2025, dengan memperhatikan kondisi sosial, budaya, dan lingkungan masyarakat setempat. Dengan bimbingan DPL serta dukungan institusi, kelompok ini siap berkontribusi secara aktif dalam proses pemberdayaan dan pendampingan masyarakat.

Pada akhirnya, KKM memberikan pemahaman mendalam bahwa ilmu pengetahuan tidak berhenti pada tataran teori. KKM mengajarkan bahwa teori kampus baru benar-benar hidup ketika bertemu dengan manusia nyata, dengan segala dinamika dan tantangan yang menyertainya. Melalui KKM 2025, Kelompok 27 Argantara melangkah tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai bagian dari agen perubahan yang bergerak dan berdampak bagi masyarakat.